Thursday, January 24, 2019
Sunday, November 12, 2017
PANTUN PILIHAN
Anak elang jatuh ke rawa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Dari apa kue lemang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Bapak tani menanam tebu
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Empek-empek ditambah cuka
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Mana mungkin ada buaya
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Anak elang jatuh ke rawa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Ditolong oleh menjangan rusa
Kasih dan sayang orang tua
Selalu ada sepanjang masa
Hari rabu memetik kelapa
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Airnya segar hilang dahaga
Hormati Ibu juga Bapak
Agar kelak masuk surga
Dari apa kue lemang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Dari ketan yang dipanggang
Waktu kecil kita ditimang
Ayah Ibu harus disayang
Bapak tani menanam tebu
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Pembeli datang bertanya harga
Wahai ananda hormati Ibu
Karena Ibu jalan ke surga
Empek-empek ditambah cuka
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Tak terbanding enaknya rasa
Coba lihat anak durhaka
Di dunia hidupnya tersiksa
Orang dahulu hidup di goa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Biawak hidup di dalam rawa
Turuti perintah orang tua
Tiap sholat tak lupa berdoa
Mana mungkin ada buaya
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Coba lihat dengan cermat
Mana mungkin hidup bahagia
Jika pada orang tua tiada hormat
Berburu ke bukit kapur
Bawa senjata panah sangkur
Jaga diri dari kufur
Niscaya hidup penuh syukur
Bawa senjata panah sangkur
Jaga diri dari kufur
Niscaya hidup penuh syukur
Kulit harimau elok disamak
Untuk tidur dengan nyenyak
Jaga diri dari tamak
Niscaya temanmu akan banyak
Untuk tidur dengan nyenyak
Jaga diri dari tamak
Niscaya temanmu akan banyak
Pasar baru ramai marak
Tangan bertepuk mulut bersorak
Jaga diri dari congkak
Agar hidup tak luluh lantak
Tangan bertepuk mulut bersorak
Jaga diri dari congkak
Agar hidup tak luluh lantak
Air tertampung dalam tangki
Siram bunga agar tak mati
Jaga diri dari iri dengki
Niscaya sentosa relung hati
Siram bunga agar tak mati
Jaga diri dari iri dengki
Niscaya sentosa relung hati
Tanam keladi tanam talas
Bawah matahari cahaya panas
Jaga diri dari malas
Niscaya punya banyak emas
Bawah matahari cahaya panas
Jaga diri dari malas
Niscaya punya banyak emas
Jalan-jalan ke Kota Medan
Pulangnya bawa burung bayang
Jaga diri dari godaan
Niscaya diri bertemu kejayaan
Pulangnya bawa burung bayang
Jaga diri dari godaan
Niscaya diri bertemu kejayaan
Mari nanda memanjat kelapa
Hari panas sangat dahaga
Adat baik bertutur sapa
Sopan santun harus dijaga
Hari panas sangat dahaga
Adat baik bertutur sapa
Sopan santun harus dijaga
Cahaya terang sang matahari
Lebih terang dari pelita
Pandai-pandai membawa diri
Orang sayang hiduppun bahagia
Lebih terang dari pelita
Pandai-pandai membawa diri
Orang sayang hiduppun bahagia
Kacang tanah rasanya gurih
Tapi pedas si buah pala
Bantu teman jangan berpamrih
Kepada Allah mengharap pahala
Tapi pedas si buah pala
Bantu teman jangan berpamrih
Kepada Allah mengharap pahala
Dari mana kain batik
Dari pasar tanjung pinang
Jaga lisan berkata baik
Niscaya orang menjadi senang
Dari pasar tanjung pinang
Jaga lisan berkata baik
Niscaya orang menjadi senang
Perih sekali tertancap ilalang
Sangat sakit susah hilang
Tajamnya kata bagai pedang
Sekali terluka tetap terkenang
Sangat sakit susah hilang
Tajamnya kata bagai pedang
Sekali terluka tetap terkenang
Pergi ke Padang berjalan kaki
Jangan letih dipaksakan
Luka pedang dapat diobati
Luka hati susah disembuhkan
Jangan letih dipaksakan
Luka pedang dapat diobati
Luka hati susah disembuhkan
Emas perak tersimpan di rongga
Banyak yang suka mutiara
Berbuat baik kepada tetangga
Niscaya diri banyak saudara
Banyak yang suka mutiara
Berbuat baik kepada tetangga
Niscaya diri banyak saudara
Di manakah hidupnya ikan-ikan
Di laut dalam mereka berenang
Salahnya orang dimaafkan
Jiwa besar hatimu lapang
Di laut dalam mereka berenang
Salahnya orang dimaafkan
Jiwa besar hatimu lapang
SHOLAT JUMAT
Bertemu teman mesti menyapa
Jika hujat terjadi kilat
Coba lihat jam berapa
Jam sebelas berangkat sholat
Bertemu teman mesti menyapa
Jika hujat terjadi kilat
Coba lihat jam berapa
Jam sebelas berangkat sholat
Jangan membuang air beras
Pada bunga kita siramkan
Ayo mandi lekas-lekas
Sholat Jumat akan ditegakan
Pada bunga kita siramkan
Ayo mandi lekas-lekas
Sholat Jumat akan ditegakan
Ayam diintai oleh rubah
Jamu pahit sedang diseduh
Jika khatib sedang khutbah
Simak ia jangan bergaduh
Jamu pahit sedang diseduh
Jika khatib sedang khutbah
Simak ia jangan bergaduh
Pohon rindang banyak dahan
Jangan dahan dipatahkan
Hadapkan hati kepada Tuhan
Ayah dan Ibu engkau doakan
Jangan dahan dipatahkan
Hadapkan hati kepada Tuhan
Ayah dan Ibu engkau doakan
Di eropa hujan salju
Memang cuacanya sudah lain
Pulang sholat ganti baju
Makan dahulu barulah main
Memang cuacanya sudah lain
Pulang sholat ganti baju
Makan dahulu barulah main
Pasar baru tempanya kain
Pergi ke sana beli satu
Silakan ananda pergi main
Jangan sampai lupa waktu
Pergi ke sana beli satu
Silakan ananda pergi main
Jangan sampai lupa waktu
Ikan mabuk terkena tuba
Ambil ketika tuba mendera
Jika petang sudah tiba
Pulang ke rumah dengan segera
Ambil ketika tuba mendera
Jika petang sudah tiba
Pulang ke rumah dengan segera
Membeli bawal dapat tenggiri
Karena pikiran tidak tertib
Segera mandi bersihkan diri
Lalu tunaikan sholat magrib
Karena pikiran tidak tertib
Segera mandi bersihkan diri
Lalu tunaikan sholat magrib
Tali kekang terikat kendur
Kudanya lari entah kemana
Bila malam segera tidur
Bergadang itu tiada guna
BERSYUKUR
Kudanya lari entah kemana
Bila malam segera tidur
Bergadang itu tiada guna
BERSYUKUR
Berkicau merdu burung tekukur
Kepakan sayap terbang kabur
Selalulah belajar bersyukur
Niscaya rezeki tambah subur
Kepakan sayap terbang kabur
Selalulah belajar bersyukur
Niscaya rezeki tambah subur
Tekukur turun memakan sepat
Anak kera membawa lepat
Jika syukur menjadi sifat
Segenap bahagia ananda dapat
Anak kera membawa lepat
Jika syukur menjadi sifat
Segenap bahagia ananda dapat
Memetik padi bersisa masih
Sisa dipatuk si burung nuri
Syukur itu berterimakasih
kepada Tuhan Maha Pemberi
Sisa dipatuk si burung nuri
Syukur itu berterimakasih
kepada Tuhan Maha Pemberi
Jika padi dimakan tekukur
Jangan lempar dengan lumpur
Jika Nanda tiada bersyukur
Artinya hidup dalam kufur
Jangan lempar dengan lumpur
Jika Nanda tiada bersyukur
Artinya hidup dalam kufur
Burung tekukur berlaksa-laksa
Merdu sekali bunyi kicaunya
Orang kufur mendapat siksa
Di akherat dan di dunia
Merdu sekali bunyi kicaunya
Orang kufur mendapat siksa
Di akherat dan di dunia
Tunggu kabar tunggu berita
Kepada orang ditanyakan
Jangan bohong haramkan dusta
Apa yang benar engkau katakan
Kepada orang ditanyakan
Jangan bohong haramkan dusta
Apa yang benar engkau katakan
Hutan bakau menjadi taman
Agar pantai tiada hancur
Jika engkau ingin berteman
jauhkan dusta besarkan jujur
Agar pantai tiada hancur
Jika engkau ingin berteman
jauhkan dusta besarkan jujur
Makan di lepau naik pedati
Potong nilam pakai pisau
Jika engkau jujur hati
Hidup tentram jauhlah risau
Potong nilam pakai pisau
Jika engkau jujur hati
Hidup tentram jauhlah risau
Syahadat itu yang pertama
Mesti diresap sejiwa raga
Jujur itu landasan agama
Teguh dipegang sekuat tenaga
Mesti diresap sejiwa raga
Jujur itu landasan agama
Teguh dipegang sekuat tenaga
Puteri suka bunga petunia
Tanamnya di taman luas lega
Jangan mengharap pahala dunia
Jujur kita untuk ke surga
Tanamnya di taman luas lega
Jangan mengharap pahala dunia
Jujur kita untuk ke surga
Terhampar luas bukit hijau
Hijau karena warna rumput
Dusta itu bagaikan ranjau
Membuat engkau jadi penakut
Hijau karena warna rumput
Dusta itu bagaikan ranjau
Membuat engkau jadi penakut
Sampan perahu mengejar kayak
Dari hulu tak kena-kena
Dusta itu bagaikan riak
Membuat hati gundah gulana
Dari hulu tak kena-kena
Dusta itu bagaikan riak
Membuat hati gundah gulana
Matahari bercahaya silau
Anak negeri pergi merantau
Dusta itu bagaikan pisau
Membuat pikiran selalu risau
Anak negeri pergi merantau
Dusta itu bagaikan pisau
Membuat pikiran selalu risau
BEKERJA KERAS JANGAN MALAS
Ibu merenda adik main layang
Anak Melayu bermain gada
Wahai nanda yang kusayang
Dengarkan olehmu nasehat ayahanda
Ibu merenda adik main layang
Anak Melayu bermain gada
Wahai nanda yang kusayang
Dengarkan olehmu nasehat ayahanda
Air tajin menyiram talas
Membeli bumbu duitnya di laci
Hiduplah rajin jangan malas
Orang malas banyak yang benci
Membeli bumbu duitnya di laci
Hiduplah rajin jangan malas
Orang malas banyak yang benci
Tuan raja belajar menari
Ditemani para hulubalang
Hidup rajin bagaikan mentari
Kelak hidupmu akan cemerlang
Ditemani para hulubalang
Hidup rajin bagaikan mentari
Kelak hidupmu akan cemerlang
Kucing hutan belang di kaki
Dipungut oleh anak petani
Rajin itu mengundang rezeki
Membuat mudah hidup ini
PENUTUP
Kereta berjalan di atas roda
Raja menghela memberi tanda
Dengarkanlah wahai ananda
Cukup-lah nasehat dari ayahanda
Dipungut oleh anak petani
Rajin itu mengundang rezeki
Membuat mudah hidup ini
PENUTUP
Kereta berjalan di atas roda
Raja menghela memberi tanda
Dengarkanlah wahai ananda
Cukup-lah nasehat dari ayahanda
Bahtera berlayar ke Selat Sunda
Gelombangnya besar senantiasa
Turuti-lah nasehat ibunda
Kelak hidupmu makmur sentosa
Gelombangnya besar senantiasa
Turuti-lah nasehat ibunda
Kelak hidupmu makmur sentosa
KATA-KATA BIJAK TENTANG CINTA DAN PERJUANGAN
Cinta sejati tidak harus
berarti menyatu, terkadang cinta sejati itu terpisah namun tak ada yang berubah
Tanda kedewasaan adalah ketika seseorang menyakitimu dan kamu mencoba memahami situasi mereka daripada balik menyakiti mereka
Temukanlah cinta dengan hati bukan dengan mata
Seseorang yang benar-benar mencintaimu takkan pernah membuatmu pergi seberat apapun situasinya
Jika sesuatu menantangmu, mengujimu, dan membuatmu terjatuh, percayalah itulah yang akan membuatmu menjadi apa yang kamu inginkan
Jangan pernah menangis untuk seseorang yang menyakitimu. Tersenyumlah dan katakan "terima kasih" karena dia telah memberimu kesempatan untuk menemukan seseorang yang lebih baik
Aku akhirnya mengerti
bahwa cinta adalah kepedulian atas kebahagiaan orang lain yang jauh lebih berarti
daripada kebahagiaanku sendiri
Ketika kamu telah menemukan cinta sejati, jangan berniat untuk menemukannya lagi. Peluk dan genggamlah ia selama kamu masih memilikinya
Saling memahami adalah ketika kalian saling menceritakan segala sesuatu tanpa rahasia dan tanpa kebohongan
Cinta sejati itu mirip dengan hantu. Setiap orang membicarakannya namun hanya sedikit yang pernah menyaksikannya
Terkadang dua orang harus berpisah untuk menyadari betapa indahnya kebersamaan diantara mereka
Jika kamu mencintai dua orang dalam waktu yang sama, maka pilihlah orang kedua karena jika kamu benar-benar mencintai orang yang pertama, kamu tidak mungkin jatuh cinta pada orang kedua
Aku akan menjadi alasan
kenapa kamu tersenyum, menemanimu ketika tak ada yang mau bersamamu, dan
menghapus setiap tetesan air mata yang kau jatuhkan. Karena aku ada untuk
menjadi bagian dari sejarah hidupmu.
Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi sahabatmu merupakan pilihan, namun jatuh cinta kepadamu diluar kendali diriku
Cinta itu tidak buta. Hanya saja tidak semua orang yang memiliki mata mampu melihatnya
Seseorang yang benar-benar mencintaimu tidak akan pernah melempaskanmu, bahkan jika ada ratusan alasan untuk menyerah, dia punya satu alasan untuk bertahan
Aku seorang pecinta bukan pejuang, tapi aku akan memperjuangkan apa yang aku cintai
Kecantikan tanpa kecerdasan adalah mahakarya yang dilukis di atas pasir
Sayangnya aku tak mampu membuatmu mencintaiku seperti halnya cara ku mencintaimu
Beberapa orang masuk dalam kehidupanmu hanya untuk mengajarkanmu bagaimana menjadi kuat
Kamu hanya akan jatuh jika berhenti mencoba
Kamu takkan pernah menemukan kedamaian jika terus mengeluhkan kehidupan, karena hidup akan terus berjalan
Tidak ada kata terlambat untuk menjadi apa yang kamu inginkan
Wanita yang benar-benar mencintaimu mungkin akan marah karena berbagai alasan tetapi dia tidak akan pernah meninggalkanmu karena satu bahkan ribuan alasan
Cinta sejati itu bukan ditemukan melainkan dibangun
KUMPULAN PANTUN NASIHAT
Tanam ubi di
halaman rumah
Bunga melati daunnya merah
Jangan benci jangan marah
Karena benci jadi masalah
Bunga melati daunnya merah
Jangan benci jangan marah
Karena benci jadi masalah
Mancari
ikan di bawah emapang
Air
keruh ikannya mati
Mencari
kawan tidaklah gampang
Mencari
musuh mudah sekali
Baju sobek jangan
dibuang
Ambil kain bisa ditambal
Ngapain capek pergi berperang
Lebih baik rajin beramal
Ambil kain bisa ditambal
Ngapain capek pergi berperang
Lebih baik rajin beramal
Air
laut asin rasanya
Kelapa
muda manis airnya
Jika
hidup ingin bahagia
Sejak
muda tekunlah bekerja
Anak bermain
layang-layang
Bermainnya sambil bersanda gurau
Orang tua selalulah disayang
Agar hidup tak jadi kacau
Bermainnya sambil bersanda gurau
Orang tua selalulah disayang
Agar hidup tak jadi kacau
Anak
kutilang belajar terbang
Masih
miring lagi terbangya
Janga
suka berkata sembarang
Karena
buruk akibatnya
Dari lebah
jadilah madu
Dari padi jadilah nasi
Selalulah menuntut ilmu
Sebagai bekal diri ini
Dari padi jadilah nasi
Selalulah menuntut ilmu
Sebagai bekal diri ini
Anak
ayam turunlah sembilan
Mati
satu tinggal delapan
Ilmu
boleh sedikit ketinggalan
Tapi
jangan sampai putus harapan
Anak katak
melompat-lompat
Berlompat-lompat di tepi telaga
Janganlah kita suka mengumpat
Kelak hilang seluruh pahala
Berlompat-lompat di tepi telaga
Janganlah kita suka mengumpat
Kelak hilang seluruh pahala
Angin
bertiup dari timur
Membawa
sejuk peneduh jiwa
Janganlah
bergantung pada umur
Ajal
tak peduli muda dan tua
Api membakar
hutan belantara
Kucing hutan sedang tertidur
Biar hidup sebatangkara
Budi pekerti tetap bertutur
Kucing hutan sedang tertidur
Biar hidup sebatangkara
Budi pekerti tetap bertutur
Arang
dan kayu bakar
Dibakar
untuk memasak nasi
Jangan
kamu suka bertengkar
Sucikan
diri tenangkan hati
Asal kapas
menjadi benang
Dari benang dibuat kain
Barang yang lepas janganlah dikenang
Sudah menjadi hak orang lain
Dari benang dibuat kain
Barang yang lepas janganlah dikenang
Sudah menjadi hak orang lain
Awan
menggumpal di langit biru
Terbang
burung tampak ramai
Jangan
hanya memberi sembilu
Hiduplah
dengan cara yang damai
Awan putih di
atas langit
Terbang melintas si burung merpati
Persaingan memanglah sengit
Sikap jujur tetap tepati
Terbang melintas si burung merpati
Persaingan memanglah sengit
Sikap jujur tetap tepati
Buah
salak enak rasanya
Serat
tanda pohon berduri
Orang
galak seram rupanya
Tampang
saja bukan di hati
Kalau keladi
sudah ditanam
Jangan lagi meminta talas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Jangan lagi meminta talas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Ada
orang sedang menenun
Untuk
membuat kain selendang
Jadi
orang haruslah santun
Agar
semua menjadi sayang
Kota Ende di
Pulau Flores
Pulau Sumba bukan Sumbawa
Rumah tangga belum beres
Urusan orang terbawa bawa
Pulau Sumba bukan Sumbawa
Rumah tangga belum beres
Urusan orang terbawa bawa
Air
jernih air terlaga
Pelan
mengalir sampai muara
Rukun
baik dengan tetanga
Hidup
anda pasti bahagia
Ada orang sedang
berdiri
Di tengah taman ada merpati
Lihat dulu diri sendiri
Baru yang lain dicermati
Di tengah taman ada merpati
Lihat dulu diri sendiri
Baru yang lain dicermati
Kalau
ada si kembang baru
Bunga
kenangan dikupas jangan
Kalau
ada sahabat baru
Sahabat
lama dibuang jangan
Air dalam
bertambah dalam
Hujan di hulu belum lagi tenduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Hujan di hulu belum lagi tenduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Bertemu
musang nangis di kali
Musangnya
berontak lalu pergi
Kamu
memang manis dan baik hati
Tapi
sayang otak tek berisi
Biarlah orang
bertanam buluh
Marilah kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Marilah kita bertanam budi
Marilah kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Marilah kita bertanam budi
Layang
layang terbang melayang
Melayang tinggi tak terlihatkan
Ayoo .. kawan bersembahyang
Jangan sampai melalaikan
Melayang tinggi tak terlihatkan
Ayoo .. kawan bersembahyang
Jangan sampai melalaikan
DO'A PILIHAN TERBAIK
DO’A PILIHAN
الْحَمْدُ
لِلَّھِ الَّذِي أَحْیَاناَ بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَیْھِ النُّشُوْرِ
“Segala puji bagi Allah
Yang membangunkan kami
setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami
dibangkitkan”
setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami
dibangkitkan”
2. Do’a Ketika Mengenakan Pakaian
اَلْحَمْدُ لِلَّھِ الَّذِيْ كَسَانِيْ ھَذَا
(الثَّوْبَ ) وَرَزَقَنِیْھِ مِن غَیْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلاَ قُوَّةٍ.
“Segala puji bagi Allah Yang telah memberikan
pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-pada-Nya
tanpa daya dan kekuatan dari-ku.”
pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-pada-Nya
tanpa daya dan kekuatan dari-ku.”
3. Do’a Masuk WC
بِسْمِ الله) اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ
بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ.)
“Dengan nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu
dari godaan setan laki-laki dan perempuan”
4. Do’a
Keluar Dari W.C
غُفْرَانَكَ.
“Aku minta ampun kepada-Mu”.
5. Bacaan Ketika Keluar Rumah
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ،
وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ.
“Dengan nama Allah (aku keluar). Aku
bertawakkal kepada-Nya, dan tiada daya dan
kekuatan kecuali karena pertolongan Allah”.
bertawakkal kepada-Nya, dan tiada daya dan
kekuatan kecuali karena pertolongan Allah”.
اَللَّھُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ
أَضِلَّ، أَوْ أُضَلَّ، أَوْ أَزِلَّ، أَوْ أُزَلَّ، أَوْ أَظْلِمَ، أَوْ
أُظْلَمَ، أَوْ أَجْھَلَ، أَوْ یُجْھَلَ عَلَيَّ.
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan
(setan atau orang yang berwatak setan), berbuat
kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya
(orang), dan berbuat bodoh atau dibodohi”
kepada-Mu, jangan sampai aku sesat atau disesatkan
(setan atau orang yang berwatak setan), berbuat
kesalahan atau disalahi, menganiaya atau dianiaya
(orang), dan berbuat bodoh atau dibodohi”
6. Bacaan Apabila Masuk Rumah
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ
خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا، ثُمَّ لِیُسَلِّمْ عَلَى أَھْلِھِ.
“Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah),
dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada
Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian
mengucapkan salam kepada keluarga-nya.
dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada
Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian
mengucapkan salam kepada keluarga-nya.
7. Bacaan Apabila Masuk Rumah
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللهِ
خَرَجْنَا، وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا، ثُمَّ لِیُسَلِّمْ عَلَى أَھْلِھِ.
“Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah),
dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada
Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian
mengucapkan salam kepada keluarga-nya.
dengan nama Allah, kami keluar (darinya) dan kepada
Tuhan kami, kami bertawakkal”. Kemudian
mengucapkan salam kepada keluarga-nya.
8. Doa mohon ketakwaan, kesehatan dan
kekayaan harta dan hati
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْهُدَى
وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
Alloohumma
innii as alukal hudaa wattuqoo wal ‘afaafa wal ghinaa
”Ya Allah ! Sesungguhnya aku memohon petunjuk, ketaqwaan, kesehatan
dan kekayaan.”
9. Doa agar meninggal dalam keadaan
khusnul khotimah
اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا
بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ
الْخَاتِمَةِ
Alloohummakhtim lanaa bil-islaami wakhtim lanaa bil-iimaani
wakhtim lanaa bi husnil khootimati
“Ya Alloh, akhirilah hidup kami dengan islam, akhirilah hidup kami
dengan membawa iman, akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah”
10. Do’a Berlindung dari Bahaya
Perbuatan Sendiri
اَللّهُمَّ إِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ
مَاعَمِلْتُ وَمِنْ شَرِّ مَالَمْ اَعْمَلْ
Alloohumma
innii a ‘uudzu bika min syarri maa ‘amiltu wa min syarri maa lam a’mal
“Ya Allah! Aku berlindung kepadaMu dari bahaya pekerjaan yang telah
aku kerjakan dan dari bahaya pekerjaan yang belum aku kerjakan”
11. Do’a Agar Dapat Melunasi Hutang
اَللّٰهُمَّ
اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِني بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Alloohummakfiniiy bi halaalika ‘an haroomika wa aghniniiy bi
fadhlika ‘amman siwaaka
“Ya Allah, cukupilah aku dengan (rezeki)-Mu
yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram.
Kayakanlah aku dengan kenikmatan-Mu bukan dari selain-
Mu“
yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram.
Kayakanlah aku dengan kenikmatan-Mu bukan dari selain-
Mu“
اَللّٰهُمَّ
إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ،
وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.
Alloohumma inniiy a ‘uudzu bika minal hammi wal hazani wal ‘ajzi
wal kasali wal bukhli wal jubni wa dhola’iddaeni wa gholabatirrijaali
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung
kepada-Mu dari keluh kesah dan kesedihan, dari
kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan
penakut, dari cengkraman hutang dan laki-laki yang
menindas-(ku)“.
kepada-Mu dari keluh kesah dan kesedihan, dari
kelemahan dan kemalasan, dari sifat bakhil dan
penakut, dari cengkraman hutang dan laki-laki yang
menindas-(ku)“.
12. Doa mohon perlindungan dari ilmu yang
tidak bermanfaat dan hati yang tidak khusyu’
اَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ
عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ وَقَلْبٍ لاَيَخْشَعُ وَدُعَاءٍ لاَيُسْمَعُ وَنَفْسٍ
لاَتَثْبَعُ
“Wahai Alloh, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat,
dan hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak diterima, dan nafsu yang tidak
kenyang (puas)”
13. Doa terbebas dari jeratan masalah
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَاِلَيْكَ
الْمُشْتَكَى وَاَنْتَ الْمُسْتَعَانُ
Allohumma lakal hamdu wa ilaikal musytakaa wa antal musta’aanu
“Ya Alloh, segala puji bagi-Mu, kepada-Mu lah tempat
mengadu dan Engkau adalah Dzat Yang Maha Penolong”
mengadu dan Engkau adalah Dzat Yang Maha Penolong”
14. Do’a Jika Terbangun Pada Malam Hari
لاَ إِلَھَ إِلاَّ اللهُ الْوَاحِدُ
القَھَّارُ، رَبُّ السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَا بَیْنَھُمَا الْعَزِیْزُ
الْغَفَّارُ
“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain
Allah, Yang Maha Esa, Yang Maha Perkasa, Tuhan
langit dan bumi dan di antara keduanya, yang Maha
Mulia lagi Maha Pengampun“.
Allah, Yang Maha Esa, Yang Maha Perkasa, Tuhan
langit dan bumi dan di antara keduanya, yang Maha
Mulia lagi Maha Pengampun“.
15. Do’a Apabila Ada Yang Menakutkan
Dalam Tidur
أََعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّّاتِ مِنْ غَضَبِھِ وَعِقَابِھِ، وَشَرِّعِبَادِهِ، وَمِنْ ھَمَزَاتِالشَّیَاطِیْنِ وَأَنْ یَحْضُرُوْنِِ
“Aku
berlindung dengan kalimat Allah yangsempurna dari kemarahan, siksaan dan kejahatan
hamba-hamba-Nya dan dari godaan setan serta
jangan sampai setan mendatangiku”
Subscribe to:
Comments (Atom)

