Tanam ubi di
halaman rumah
Bunga melati daunnya merah
Jangan benci jangan marah
Karena benci jadi masalah
Bunga melati daunnya merah
Jangan benci jangan marah
Karena benci jadi masalah
Mancari
ikan di bawah emapang
Air
keruh ikannya mati
Mencari
kawan tidaklah gampang
Mencari
musuh mudah sekali
Baju sobek jangan
dibuang
Ambil kain bisa ditambal
Ngapain capek pergi berperang
Lebih baik rajin beramal
Ambil kain bisa ditambal
Ngapain capek pergi berperang
Lebih baik rajin beramal
Air
laut asin rasanya
Kelapa
muda manis airnya
Jika
hidup ingin bahagia
Sejak
muda tekunlah bekerja
Anak bermain
layang-layang
Bermainnya sambil bersanda gurau
Orang tua selalulah disayang
Agar hidup tak jadi kacau
Bermainnya sambil bersanda gurau
Orang tua selalulah disayang
Agar hidup tak jadi kacau
Anak
kutilang belajar terbang
Masih
miring lagi terbangya
Janga
suka berkata sembarang
Karena
buruk akibatnya
Dari lebah
jadilah madu
Dari padi jadilah nasi
Selalulah menuntut ilmu
Sebagai bekal diri ini
Dari padi jadilah nasi
Selalulah menuntut ilmu
Sebagai bekal diri ini
Anak
ayam turunlah sembilan
Mati
satu tinggal delapan
Ilmu
boleh sedikit ketinggalan
Tapi
jangan sampai putus harapan
Anak katak
melompat-lompat
Berlompat-lompat di tepi telaga
Janganlah kita suka mengumpat
Kelak hilang seluruh pahala
Berlompat-lompat di tepi telaga
Janganlah kita suka mengumpat
Kelak hilang seluruh pahala
Angin
bertiup dari timur
Membawa
sejuk peneduh jiwa
Janganlah
bergantung pada umur
Ajal
tak peduli muda dan tua
Api membakar
hutan belantara
Kucing hutan sedang tertidur
Biar hidup sebatangkara
Budi pekerti tetap bertutur
Kucing hutan sedang tertidur
Biar hidup sebatangkara
Budi pekerti tetap bertutur
Arang
dan kayu bakar
Dibakar
untuk memasak nasi
Jangan
kamu suka bertengkar
Sucikan
diri tenangkan hati
Asal kapas
menjadi benang
Dari benang dibuat kain
Barang yang lepas janganlah dikenang
Sudah menjadi hak orang lain
Dari benang dibuat kain
Barang yang lepas janganlah dikenang
Sudah menjadi hak orang lain
Awan
menggumpal di langit biru
Terbang
burung tampak ramai
Jangan
hanya memberi sembilu
Hiduplah
dengan cara yang damai
Awan putih di
atas langit
Terbang melintas si burung merpati
Persaingan memanglah sengit
Sikap jujur tetap tepati
Terbang melintas si burung merpati
Persaingan memanglah sengit
Sikap jujur tetap tepati
Buah
salak enak rasanya
Serat
tanda pohon berduri
Orang
galak seram rupanya
Tampang
saja bukan di hati
Kalau keladi
sudah ditanam
Jangan lagi meminta talas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Jangan lagi meminta talas
Kalau budi sudah ditanam
Jangan lagi meminta balas
Ada
orang sedang menenun
Untuk
membuat kain selendang
Jadi
orang haruslah santun
Agar
semua menjadi sayang
Kota Ende di
Pulau Flores
Pulau Sumba bukan Sumbawa
Rumah tangga belum beres
Urusan orang terbawa bawa
Pulau Sumba bukan Sumbawa
Rumah tangga belum beres
Urusan orang terbawa bawa
Air
jernih air terlaga
Pelan
mengalir sampai muara
Rukun
baik dengan tetanga
Hidup
anda pasti bahagia
Ada orang sedang
berdiri
Di tengah taman ada merpati
Lihat dulu diri sendiri
Baru yang lain dicermati
Di tengah taman ada merpati
Lihat dulu diri sendiri
Baru yang lain dicermati
Kalau
ada si kembang baru
Bunga
kenangan dikupas jangan
Kalau
ada sahabat baru
Sahabat
lama dibuang jangan
Air dalam
bertambah dalam
Hujan di hulu belum lagi tenduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Hujan di hulu belum lagi tenduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Bertemu
musang nangis di kali
Musangnya
berontak lalu pergi
Kamu
memang manis dan baik hati
Tapi
sayang otak tek berisi
Biarlah orang
bertanam buluh
Marilah kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Marilah kita bertanam budi
Marilah kita bertanam padi
Biarlah orang bertanam musuh
Marilah kita bertanam budi
Layang
layang terbang melayang
Melayang tinggi tak terlihatkan
Ayoo .. kawan bersembahyang
Jangan sampai melalaikan
Melayang tinggi tak terlihatkan
Ayoo .. kawan bersembahyang
Jangan sampai melalaikan
No comments:
Post a Comment